Uji Geolistrik Di Lokasi Rencana Pembangunan Sumur Bor Desa Putatgede

Kabar Desa Lingkungan

PUTATGEDE.DESA.ID – Kebutuhan air untuk keperluan perumahan maupun industri saat ini sangat besar sehingga diperlukan penyediaan air yang besar pula. Untuk kebutuhan tersebut diharapkan sebagian besar akan dapat dipenuhi dari sumber air tanah dengan pembuatan sumur bor. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, perencanaan pengembangan sumur bor perlu ditunjang dengan pendugaan geolistrik terhadap lokasi proyek.

Hari ini (Kamis, 14/03/2019) Dilakukan pengujian Geolistrik di Lokasi Pembangunan Sumur Bor untuk Pamsimas di Desa Putatgede, di Lokasi Dusun Krajan RT.02 RW.03. Dilaksanakan oleh PT. Geo Atlas Surabaya yang terdiri dari 5 orang di pimpin oleh Bpk. Haris, dengan didampingi Pendamping dari Tim Pamsimas (Bpk. Jatmiko Adi Sasono dan Bp. Tedjonoto).

Titik Lokasi Sumur Bor, Rencana Kedalaman 120 M.

Penyelidikan pendugaan geolistrik bertujuan untuk mengetahui keberadaan lapisan batuan yang berfungsi sebagai akuifer, dimana hasil pendugaan geolistrik ini akan memberikan gambaran tentang keadaan lapisan batuan bawah permukaan tanah seperti ketebalan, kedalaman, serta penyebaran lapisan batuan sehingga nantinya akan membantu perencanaan lokasi dan kedalaman sumur bor.

Persiapan Peralatan Geolistrik Oleh Tim dari PT. Geo Atlas Surabaya.

PERALATAN PENYELIDIKAN

Adapun peralatan yang digunakan merupakan seperangkat alat geolistrik buatan lokal yang terdiri dari :

  • 2 (dua) buah elektroda arus.
  • 2 (dua) buah elektroda potensial.
  • 2 (dua) buah kabel arus @ 300 meter.
  • 2 (dua) buah kabel potensial @ 50 meter.
  • 3 (tiga) buah palu
  • GPS
  • Accu
  • Kalkulator dan alat – alat tulis.

GEOLOGI DAERAH PENYELIDIKAN

Secara vertikal maupun lateral, satuan batuan yang menyusun daerah ini adalah: Batuan volkanik Kwarter Tua. Kelulusan rendah sampai sedang, tergantung banyaknya celah – celah.

HIDROGEOLOGI

Bila dikaitkan dengan geologi regional maka hidrogeologi atau muka air tanah daerah penyelidikan berkaitan dengan kondisi batuan yang terbentuk di sekitar daerah ini. Kondisi hidrogeologi, umumnya berkaitan erat dengan sistem akuifer tertentu.

Berdasarkan Peta Hidrogeologi terdapatnya air tanah dan akuifer daerah penyelidikan masuk kedalam sistem akuifer aliran melalui celahan dan ruang antar butir dengan kondisi akuifer produktif tinggi dengan penyebaran luas (Akuifer dengan keterusan dan kisaran kedalaman muka airtanah sangat beragam).

SIKLUS HIDROLOGI

Siklus hidrologi merupakan salah satu faktor penting dalam proses terjadinya air tanah, siklus hidrologi ini meliputi proses evaporasi/evapotransporasi dan kondensasi.

Peninjauan Tempat Lokasi Sumur Bor di wilayah RT.02 RW.03 Desa Putatgede.

KUALITAS AIR TANAH

Air (H2O) dialam ini tidak selalu murni, bahkan air hujanpun tidaklah murni seperti anggapan masa lalu. Pada saat ini air permukaan dan air bawah tanah banyak mengandung unsur – unsur gas dan  zat – zat  padat yang terlarut. Kualitas dan kuantitas dari unsur tersebut tergantung kepada faktor alam (geologi) dan faktor lingkungan (Kegiatan Manusia) yang secara bertahap mengalami perubahan sebagai akibat dari reaksi hubungan air dengan unsur tersebut.

Dalam penentuan kualitas air untuk berbagai keperluan, seperti air minum, industri dan pertanian maka kualitas air tersebut harus diuji (tes) terlebih dahulu. Pada umumnya pengujian kualitas air meliputi unsur kimia, fisika, biologi dan radiology. Hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan ketentuan/standar yang berlaku sesuai dengan kebutuhan, karena ada kalanya air yang memenuhi syarat untuk air minum tidak sama dengan syarat untuk air tambak dan sebagainya.

Komentar Facebook

Tinggalkan Komentar dan Balasan