Petani Sulit Dapatkan Air, Hingga Akhirnya Musim Tanampun Mundur

Kabar Desa Lingkungan

PUTATGEDE.DESA.ID – Musim tanam kembali padi yang seyogyanya dilakukan pada Oktober 2018 hingga Maret 2019 (Okmar). Hal ini Jika mengacu periode musim tanam tahun lalu, saat ini atau pertengahan awal Desember mestinya petani sudah memulai memasuki masa pemupukan dan panyiangaan. Tetapi saat ini petani masih dalam tahap mengolah tanah untuk persiapan tanam. Mereka belum bisa menanam lantaran lahan masih kering, didukung dengan turunnya hujan hanya di sejumlah daerah.

Walapun Petani Desa Putatgede sudah menggunakan pengairan Sistem Pompanisasi, namun sumber air dari sungai tersebutlah yang belum ada.

Hingga saat ini pemahaman agar petani mengubah pola pertanian yang lebih hemat air, masih belum berubah. Jika padi bukanlah tanaman air, melainkan tanaman yang membutuhkan air sebagaimana tanaman lain untuk bertahan hidup. Meskipun, pola ini memiliki kelemahan, yakni pertumbuhan gulma yang lebih cepat di banding sawah yang kelimpahan air. Konsekuensinya, petani harus lebih rajin membersihkan gulma atau mengeluarkan ongkos lebih untuk itu.

Mundurnya masa tanam ini otomatis membuat masa panen ikut mundur. Konsekuensinya, menjelang panen, para petani harus bekerja lebih ekstra.

 

Komentar Facebook

Tinggalkan Komentar dan Balasan