Penuhi Kebutuhan Air, Poktan Margi Utomo Bangun Saluran Dan Rumah Pompa

Kabar Desa Potensi Desa

PUTATGEDE.DESA.ID – Air sumber kehidupan yang sangat beguna untuk semua mahluk hidup, Begitu juga dengan tanaman. Tanaman dapat secara alami memenuhi kebutuhan dari air hujan, tetapi dalam kenyataanya dibeberapa tempat dan waktu­­­­­­-waktu tertentu jumlah air hujan tidak tercukupi bagi kebutuhan tanaman. Misalnya pada musim kemarau panjang apabila kebutuhan air tidak terpenuhi maka tanaman tersebut akan mati. Air juga sumber daya yang terbaharui, dan berpindah-pindah serta mengalami peubahan bentuk dan sifat. Keberadaan air tidak selalu sesuai dengan yang dikehendaki pembutuhnya. Air tidak selalu ada pada saat kita membutuhkan, kadang air muncul secara berlebihan sehingga menimbulkan banjir. Maka air bagi mahluk hidup terutama manusia, hewan dan tanaman, dapat menjadi sahabat tetapi juga dapat menjadi musuh yang berbahaya.

Air sangat beguna bagi tanaman sehingga tanaman tidak dapat lepas dari air. Sedangkan rancangan sarana prasarana irigasi masih merupakan permasalahan mendasar dalam sektor pertanian. Permasalahan ini menyebabkan pertumbuhan tanaman dan hasil produktivitasnya menjadi tidak oftimal yang selanjutnya dapat menurunkan hasil yang diperoleh petani. Kekeringan sering melanda sejumlah wilayah diindonesia maupun didunia. Tanaman yang sering terjadi kegagalan karena faktor air adalah padi, panen sering gagal seiring dengan musim kemarau yang berubah-ubah tidak sesuai dengan prediksi petani, perubahan iklim, gejala ini sering dikaitkan dengan pemanasan global yang terjadi di dunia.

Guna memenuhi kebutuhan air di wilayah areal pertanian yang berada di Kelompok Tani “Margi Utomo”, Ketua poktan melakukan renovasi saluran dan rumah pompa. Rumah pompa yang berdiri 4 (empat) tahun sebelumnya yang bertempat dipinggiran aliran sungai penut ini menggunakan bahan baku berupa bambu dan beratap seng gelombang. Peralatan pompa air beserta rumah ini menjadi salah satu yang paling sering beraktifitas dari 2 unit rumah pompa air lainnya.

Petugas bersihkan saluran yang tersumbat.

Sebelum melaksanakan pembangunan, pompa air tersebut digunakan untuk mengatasi awal musim rendeng akhir tahun ini. Baru setelah semua areal pertanian diwilayah tersebut selesai melakukan penanaman padi, semua dibongkar dan dilaksanakan.

Dilihat dari sejarah dahulu sebelum adanya pompa air ini, seluruh areal pertanian tersebut memanfaatkan air dari saluran irigasi terusan dari Desa Bojonggede yang bersumber dari pintu air yang berada di sebelah utara perempatan Desa Pegandon. Namun karena dirasa oleh petani kurang debitnya, maka diputuskan menggunakan pompa air yang mengambil air dari sumber aliran sungat penut.

Keputusan tersebut diambil, salah satunya bertujuan untuk meningkatkan produksi hasil panen, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi para petani. (Red).

 

Komentar Facebook

Tinggalkan Komentar dan Balasan