Marhaban Ya Ramadhan 1439 Hijriyah

Kabar Desa Warga Desa

PUTATGEDE.DESA.ID – Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5/2018). Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, penetapan ini dilakukan setelah peserta sidang isbat mendengarkan pemaparan tim hisab dan berdasarkan posisi hilal pada Selasa sore kemarin.

Memang bulan Ramadhan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam karena berbagai macam keutamaan di dalamnya seperti berlipat-lipatnya pahala, diampuni dosa dan turunnya rahmat serta keberkahan Allah. Tak hanya itu saja di dalamnya juga terdapat suatu malam yang jika mampu mendapatkannya, maka kita akan memperoleh pahala seperti seribu bulan. Sebuah bulan yang sarat dengan kemuliaan.

Sudah menjadi kebiasaan bagi umat islam di Indonesia apabila mendekati bulan Ramadhan, mereka akan saling mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan”. Bahkan seiring berkembangnya teknologi komunikasi dan media sosial, penggunaan kalimat itu pun seringkali terlihat baik bentuk tulisan maupun gambar.

Rasa antusias menyambut bulan suci tersebut sontak membuat media sosial dipenuhi dengan beragam ucapan “Marhaban Ya Ramadhan”. Namun tahukah arti dari kalimat itu sebenarnya?

Kebanyakan umat islam mengartikannya secara perkata yang berarti, “Selamat datang wahai bulan Ramadhan.” Padahal ternyata makna sebenarnya bukanlah seperti itu.

Jika ditelaah dengan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata ‘Marhaban’ mengandung makna kata seru yang diucapkan untuk menyambut atau menghormati tamu (selamat datang).

Akan tetapi menurut bahasa arab, Marhaban merupakan kata turunan dari awal kata‘rahb’ yang memiliki arti ‘luas atau lapang’. Sehingga ucapan ini menunjukkan sebuah kelapangan dada atas tamu yang datang. Ia akan menerima dengan penuh kegembiraan dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan guna membuat tamu tersebut nyaman.

Akar kata Marhaban juga sama dengan rahbat yang memiliki arti “ruangan luas untuk kendaraan, guna memperoleh kebaikan atau kebutuhan pengendara sehingga bisa melanjutkan perjalanan.”

Sehingga jika mau direnungkan maknanya, maka ucapan “Marhaban Ya Ramadhan”memiliki arti selamat atas datangnya bulan Ramadhan yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan. Dengan kata lain datangnya bulan Ramadhan tidak diisi dengan menggerutu dan menghiraukannya karena dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan kita yang terbiasa makan siang hari ataupun hal lainnya yang dilarang selama Ramadhan.

Mungkin hari-hari yang lewat telah menyisakan sebersit kenangan yang tak terlupa,ada salah, ada khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari–hari itu. Agar tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada penyesalan. Mari kita sama-sama sucikan hati,diri,dan jiwa kita. Marhaban Yaa Ramadhan.

Kami seluruh Jajaran Pemerintah Desa Putatgede Kecamatan Ngampel, Memohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila dalam menyampaikan berita ada salah dalam kalimat, ada kejanggalan dalam memuat foto/gambar dan juga ada yang merasa kesinggung.

(Red.)

Komentar Facebook

Tinggalkan Komentar dan Balasan