Piye Nasibe Jalan Kyai Suropadan?

Kabar Desa Lingkungan Perekonomian Pertanian Warga Desa

PUTATGEDE (29/12/2017). Memasuki Tahun 2018, pembangunan ruas jalan darat Jalan Kyai Suropadan  sepanjang kurang lebih 1.000 M yang menghubungkan antara Desa Putatgede Kecamatan Ngampel dan Desa Bulugede Kecamatan Patebon sudah lebih dari 5 tahun rusak parah, belum juga terlaksana. Padahal, ruas jalan darat tersebut sangat dibutuhkan warga setempat guna memperlancar laju arus ekonomi dan sarana transportasi antar kecamatan yang selama ini sangat dibutuhkan.

Dilihat dari kewenangannya, Pembangunan Jalan Kyai Suropadan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten. Sehingga Pembangunan tidak bisa didanai dari Dana Desa. 

Lihat Peta Lokasi

Baik Desa Putatgede maupun Desa Bulugede selama beberapa kurun waktu yang lalu, setiap tahun diadakannya Musyawarah Desa selalu mengusulkan Pembangunan jalan tersebut dengan memasukkan kegiatan ini di Musrendangdes. Kondisi jalan tersebut menjadi medan terberat untuk dilewat Mobil roda empat (baik mobil pribadi maupun angkutan). Apalagi disaat musim penghujan, masyarakat selalu menanam pohon pisang diarea kubangan jalan.

Kendala yang sangat dirasakan sekali oleh pemerintah Desa Putatgede, karena pembangunan Infrastruktur dai Dana Desa yang berada dilokasi RW.007 berada dipaling ujung jalan tersebut. Sehingga mengakibatkan seluruh Truck penyuplai material pembangunan tidak bisa menuju ke titik lokasi secara langsung. Dengan begitu, akhirnya ditempuh dengan jalan mengangkut dengan menggunakan mobil L-300, itupun dengan muatan tidak penuh.

Harapan dari dua pemerintah desa, semoga Pemerintah Kabupaten bisa secepatnya menganggarkan pelaksanaan pembangunan jalan penghubung tersebut.

 

Komentar Facebook

2 thoughts on “Piye Nasibe Jalan Kyai Suropadan?

Tinggalkan Komentar dan Balasan